Apapun Kondisinya Sholat Tetap Wajib Didirikan

Seorang Muslim dengan berbagai permasalahannya, khususnya permasalah fisik yang dihadapi, semisal : sakit, tetap baginya kewajiban menjalankan sholat 5 waktu. Pelajaran ini bisa diambil dari hadits sebagai berikut :

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Muhammad berkata, telah menceritakan kepada kami Waki' dari Ibrahim bin Thahman dari Husain Al Mu'allim dari Ibnu Buraidah dari Imran bin Hushain berkata, "Aku mengalami sakit wasir, maka aku bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang pelaksanaan shalat, beliau bersabda: "Shalatlah dengan berdiri, jika tidak mampu hendaklah dengan duduk, jika tidak mampu hendaklah dengan berbaring. " (HR. Ibnu Majjah : 1213)

Jadi sholat yang berarti kita berdoa kepada Allah azza wa jalla serta dengan sholat membuat kita senantiasa mengingat Allah azza wa jalla, tidak menjadi gugur ketika kita sedang tertimpa musibah semisal sakit. Sholat tetap wajib dijalankan sesuai dengan fisik kita mampu menjalankannya; dengan berdiri, jika tidak mampu bisa dengan duduk, dan jika tidak mampu duduk maka dengan berbaring.

Semoga Allah azza wa jalla senantiasa memberi petunjuk serta kemudahan kepada kita dalam beribadah kepada-Nya. Karena tidaklah jinbdan manusia diciptakan kecuali hanyalah untuk beribadah menyembah kepada Allah azza wa jalla semata.

وَمَا خَلَقْتُ الجِنَّ والإِنْسَ إلَّا لِيَعْبُدُونِ

"Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahku" (QS. Adz-Dzariyat : 56)

Menyembah, beribadah kepada Allah bagaimanapun kondisi fisik kita.

Wallahu a'lam bish-showab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seri : Perintah dan Larangan Allah Dalam Al Quran - Surat An-Nisa' : 43

Hak Seorang Muslim Atas Muslim Yang Lain